Senin, 24 Februari 2014

Review film Lone Survivor



Marcus Luttrell yang diperankan oleh Mark Wahlberg adalah seorang tentara SEAL amerika. Ia menjadi pemimpin tim Survivor Spartan-01 yang dikirim ke pegunungan di Afganistan untuk membunuh pemimpin Al-Qaeda. Dalam misinya, ia ditugaskan bersama rekannya yaitu Michael Murphy, Danny Dietz, Mattew Axelson (Axe).  
Setelah menyusun strategi, malam harinya mereka dikirim dan langsung menyusuri pegunungan untuk memantau Al-Qaeda yang berada dipemukiman penduduk Taliban. Target yang merupakan pemimpin Al-Qaeda telah dipastikan berada di pemukiman tersebut dan mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak di bawah pepohonan. Tanpa terduga, 3 Warga sipil Taliban yang meggembala kambing berjalan kearah mereka. Tak ingin ketahuan, para tentara SEAL menangkap warga sipil tersebut tapi Marcus sebagai pemimpin tim tak tahu apa yang harus dilakukan, ia mencoba menelpon komandannya dengan radio dan telepon satelit namun terputus.
Mereka dihadapkan pada 3 pilihan yang sulit, pertama jika melepaskan warga Taliban, pasukan Al-Qaeda mengetahui keberadaan tentara SEAL maka mereka akan dibunuh dan kemungkinan misi gagal. Kedua,jika mengikat warga Taliban dipohon hutan tersebut maka warga akan di makan oleh serigala sedangkan diantaranya adalah anak dibawah umur. Dan pilihan ketiga, mengakhiri kompromi dengan membunuh warga sipil tersebut namun konsekuensinya adalah mereka akan dituntut oleh CNN karena membunuh warga sipil yang tidak bersenjata. Setelah perdebatan cukup sengit, Marcus memutuskan untuk melepaskan warga Taliban dan naik kepuncak pegunungan untuk menghindari para Al-Qaeda.
Namun tak berapa lama pasukan Al-Qaeda telah mengepung pegunungan tersebut dan kontak senjata terjadi, tentu saja 4 tentara SEAL kualahan, karena pasukan sangat banyak dan Al-Qaeda menguasai medan tersebut, pergerakan mereka sangat cepat hingga apapun yang dilakukan oleh tentara SEAL tak berbuah. Danny, Murphy dan Axe tewas dalam peperangan, dan helicopter yang mencoba memberi bantuan jatuh. Satu-satunya yang selamat dari kontak senjata adalah Marcus, ia ditolong oleh Warga sipil Taliban yang membenci Al-Qaeda, Marcus mencoba mngirim surat dan peta tempat ia berada ke markasnya untuk meminta bantuan. Selang satu hari Al-Qaeda mengetahui bahwa tentara SEAL berada di pedesaan Taliban, Al-Qaeda menyerang pemukiman penduduk Taliban untuk mencari dan membunh Marcus, Namun bantuan dari markas datang, Al-Qaeda ditembaki dan Marcus dapat terselamatkan.

Film ini merupakan kisah nyata dari Marcus Luttrell yang divisualisasikan kembali. Film action ini bukan hanya aksi tembak dan peprangan saja, namun film ini merupakan peyampaian pesan moral yang memberikan motivasi. Bahkan saya terharu saat menonton film ini, Menurut saya sutradara dari film ini sukses memberikan visualisasi yang menyentuh. Dari aransemen music yang pelan, Audio yang halus sampai suara nafas orang yang sekarat benar-benar terdengar nyata, teknik pengambilan gambarnya patut diacungi jempol karena pergerakan kameranya menyesuaikan dengan adegan yang diambil. Banyak pelajaran yang dapat diambil dari film ini, bagi yang belum nonton, gak ada ruginya nonton film “LONE SURVIVOR”. Saya Nur Fatahna .Sekian J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar