Jumat, 31 Januari 2014

Review Film Comic 8


Film Comic 8 merupakan film comedy terbaru yang dirilis bulan januari tahun 2014. Film yang dipersembahkan oleh Anggy Umbara ini menceritakan tentang 8 agen rahasia yang ditugaskan untuk mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh para dokter dan pengurus sebuah rumah sakit jiwa. 8 agen rahasia yang diperankan oleh Mongol, Mudy, Ernest Prakasa ,Kemal Palevi, Bintang Timur, Babe Cabita, Fico Fachriza dan Arie Kriting dihipnotis untuk menyamar sebagai pasien gila dirumah sakit tersebut. Dalam penyamarannya, dokter dan para pengurus rumah sakit jiwa mencuci otak mereka menjadi para perampok yang sadis dan tak terkalahkan. Mereka digunakan sebagai alat untuk merampok sebuah bank dijakarta, namun aksi kejahatan mereka dihalangi oleh polisi yang mengepung gedung bank tersebut. Polisi sempat mengajak damai para perampok, namun para perampok mengajukan syarat-syarat yang tak mungkin dipenuhi, akhirnya kontak senjata tek terelakkan. Brankas yang menjadi target para perampokpun telah diledakkan, dan mereka berhasil kabur bersama dokter dan para pengurus RSJ.

Dokter dan pengurus RSJ tersebut sangat gembira, namun ia berencana untuk menyerahkan para pasien untuk dipenjara agar kedoknya tak terungkap. Dalam perjalanan ke kantor polisi, bos dari agen rahasia menghalangi mobil dan menghipnotis para pasien dan juga dokter. Alhasil, para agen rahasia sadar dan kasus perampokan tersebut akhirnya berhasil dipecahkan.

Meskipun kelihatannya film ini menegangkan, namun dikemas seapik mungkin karena tentunya banyak sekali kejadian-kejadian lucu saat perampokan. Tingkah para comic ini benar-benar membuat tertawa terbahak, belum lagi alur cerita yang menggunakan alur campuran membuat penonton bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.


Menurut saya, film ini merupakan bukti bahwa karya anak indonesia bisa diperhitungkan. Namun sedikit disayangkan, dengan munculnya Nikita Mirzani mengenakan baju yang kelewat seksi mengurangi nilai dari film ini. Film indonesia harusnya bisa lepas dari embel-embel porno, karena untuk menghasilkan film yang berkualitas tak harus ada sensasi yang negatif. Tapi lepas dari semuanya, saya apreciate untuk film Comic 8, sangat suka dengan para comic yang ternyata juga bisa akting. Dan entah kenapa, menurut saya akting Ernest Prakasa benar-benar keren. Salut ! dan maju terus perfilman Indonesia !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar